TEKA-TEKI TAKUMI MINAMINO
Minamino merayakan golnya melawan Cardiff FC. (Foto: @LFC)
Discover.News - Minamino berhasil menjebloskan 1 gol ke gawang Cardiff dan membawa Liverpool menang dengan skor akhir 3-1 dalam lanjutan ronde ke-4 FA Cup 2021/2022. Hasil tersebut membawa Liverpool melaju ke babak ke-5 dan akan menghadapi Norwich City.
Dimainkan sejak menit awal, Minamino bermain cukup baik. Ia kerap kali memanfaatkan celah di antara pertahanan The Blue Birds. Hasilnya pada menit 68, pemain debutan, Luis Diaz berhasil merebut bola dan memanfaatkan kesalahan dari pemain bertahan Cardiff dan menorehkan assist untuk Minamino.
Minamino didatangkan dari Red Bull Salzburg pada musim 2019/2020. Performa yang ditampilkannya cukup apik bersama Salzburg menarik perhatian Jurgen Klopp untuk meminangnya ke Anfield. Pergerakan yang luwes, cepat, dan pandai mencari ruang kosong menjadi ciri khas pemain dengan postur 174 cm ini.
Namun, perjalanannya di Liverpool ternyata tidak semulus yang diharapkan. Pada musim perdananya di Liverpool, dari 11 kali bermain ia sama sekali tidak mencetak 1 gol ataupun assist. Dua musim dilewati dengan penampilan yang tidak impresif membuatnya harus dipinjamkan ke Southampton pada musim 2020/2021.
Akhirnya ia mendapatkan kesempatan lagi untuk membela Liverpool dan membuktikan bahwa dirinya bisa bersaing di tengah nama-nama bintang The Reds seperti Mohamed Salah, Roberto Firmino, Sadio Mane, dan Diogo Jota. Statistiknya di musim ini pun mulai membaik, dari 19 laga di semua kompetisi yang dimainkannya, ia berhasil mencetak 7 gol dan 1 assist. Namun, terdapat permasalahan lain yang muncul.
Liverpool baru saja mendatangkan Luis Diaz dari FC Porto. Diaz didatangkan untuk opsi jangka pendek dan jangka panjang Liverpool. Jangka pendeknya, ia menjadi opsi tambahan ketika dua punggawa The Reds, Salah dan Mane harus mengikuti Africa Cup of Nation (AFCON). Jangka panjangnya, pemain berusia 25 tahun ini bisa saja diproyeksikan menjadi bintang baru Liverpool.
Dengan masuknya Diaz, praktis Liverpool memiliki 8 penyerang dalam squad mereka. Hal ini membuat keadaan Minamino semakin sulit untuk menembus tim utama Liverpool. Ditambah dengan status Diaz merupakan pemain yang sangat potensial, ia sudah mencetak 14 gol dan 4 assist untuk Porto di musim ini. Selain itu, dalam gelaran Copa America, Diaz sukses menjaring 4 gol dan keluar sebagai pencetak gol terbanyak, bersama dengan Lionel Messi.
Minamino harus berjuang lebih keras untuk mendapatkan kepercayaan lebih dari Jurgen Klopp, banyak atribut yang harus diperbaiki. Bermain di Liverpool tidak hanya dituntut untuk bisa menyerang dan mencetak gol, tetapi juga bisa memenangkan duel, tekel, intersep, ataupun penguasaan bola.
Sepanjang musim ini Minamino hanya berhasil melakukan 2 tekel dari 8 laga Liga Inggris, dan umpan yang berhasil ia selesaikan hanya sebanyak 30 kali, jauh dibawah Mohamed Salah (540) dan Sadio Mane (443).
Teka-teki yang harus dihadapinya kian rumit, menjadi pilihan sang pelatih ditengah banyaknya opsi permainan Liverpool menjadi tujuannya saat ini. Namun, akankah dia berhasil menyelesaikan teka-teki dan membuka secercah cahaya dari negara “Matahari Terbit”?
Dimainkan sejak menit awal, Minamino bermain cukup baik. Ia kerap kali memanfaatkan celah di antara pertahanan The Blue Birds. Hasilnya pada menit 68, pemain debutan, Luis Diaz berhasil merebut bola dan memanfaatkan kesalahan dari pemain bertahan Cardiff dan menorehkan assist untuk Minamino.
Minamino didatangkan dari Red Bull Salzburg pada musim 2019/2020. Performa yang ditampilkannya cukup apik bersama Salzburg menarik perhatian Jurgen Klopp untuk meminangnya ke Anfield. Pergerakan yang luwes, cepat, dan pandai mencari ruang kosong menjadi ciri khas pemain dengan postur 174 cm ini.
Namun, perjalanannya di Liverpool ternyata tidak semulus yang diharapkan. Pada musim perdananya di Liverpool, dari 11 kali bermain ia sama sekali tidak mencetak 1 gol ataupun assist. Dua musim dilewati dengan penampilan yang tidak impresif membuatnya harus dipinjamkan ke Southampton pada musim 2020/2021.
Akhirnya ia mendapatkan kesempatan lagi untuk membela Liverpool dan membuktikan bahwa dirinya bisa bersaing di tengah nama-nama bintang The Reds seperti Mohamed Salah, Roberto Firmino, Sadio Mane, dan Diogo Jota. Statistiknya di musim ini pun mulai membaik, dari 19 laga di semua kompetisi yang dimainkannya, ia berhasil mencetak 7 gol dan 1 assist. Namun, terdapat permasalahan lain yang muncul.
Liverpool baru saja mendatangkan Luis Diaz dari FC Porto. Diaz didatangkan untuk opsi jangka pendek dan jangka panjang Liverpool. Jangka pendeknya, ia menjadi opsi tambahan ketika dua punggawa The Reds, Salah dan Mane harus mengikuti Africa Cup of Nation (AFCON). Jangka panjangnya, pemain berusia 25 tahun ini bisa saja diproyeksikan menjadi bintang baru Liverpool.
Dengan masuknya Diaz, praktis Liverpool memiliki 8 penyerang dalam squad mereka. Hal ini membuat keadaan Minamino semakin sulit untuk menembus tim utama Liverpool. Ditambah dengan status Diaz merupakan pemain yang sangat potensial, ia sudah mencetak 14 gol dan 4 assist untuk Porto di musim ini. Selain itu, dalam gelaran Copa America, Diaz sukses menjaring 4 gol dan keluar sebagai pencetak gol terbanyak, bersama dengan Lionel Messi.
Minamino harus berjuang lebih keras untuk mendapatkan kepercayaan lebih dari Jurgen Klopp, banyak atribut yang harus diperbaiki. Bermain di Liverpool tidak hanya dituntut untuk bisa menyerang dan mencetak gol, tetapi juga bisa memenangkan duel, tekel, intersep, ataupun penguasaan bola.
Sepanjang musim ini Minamino hanya berhasil melakukan 2 tekel dari 8 laga Liga Inggris, dan umpan yang berhasil ia selesaikan hanya sebanyak 30 kali, jauh dibawah Mohamed Salah (540) dan Sadio Mane (443).
Teka-teki yang harus dihadapinya kian rumit, menjadi pilihan sang pelatih ditengah banyaknya opsi permainan Liverpool menjadi tujuannya saat ini. Namun, akankah dia berhasil menyelesaikan teka-teki dan membuka secercah cahaya dari negara “Matahari Terbit”?
TEKA-TEKI TAKUMI MINAMINO
Reviewed by Discover.News
on
April 18, 2022
Rating:
Tidak ada komentar