Tips Agar Anda Selamat dari Siksaan Aroma Minyak Angin dan Pengharum Mobil Saat Mudik
Mabuk perjalanan jauh saat menaiki mobil. Foto: alodokter
Discover.News - Hari Raya Idul Fitri 2022 menjadi salah satu momen paling ditunggu masyarakat Indonesia. Pasalnya, Pemerintah kembali mengizinkan adanya mudik lebaran. Berada dalam mobil selama berjam-jam, terkena panas, macet, bau keringat penumpang lain, bau minyak angin, dan bau pewangi mobil turut mewarnai perjalanan mudik. Hal tersebut menjadi salah satu ‘siksaan’ bagi para pemudik selama perjalanan.
Jika tidak kuat menahan siksaan, maka penumpang bisa mengalami pusing, mual-mual, dan mabuk darat. Dikutip dari CNNIndonesia.com, beberapa hal berikut bisa diterapkan agar bisa selamat dari siksaan aroma pengharum mobil dan minyak angin di tengah kemacetan saat mudik lebaran.
Tidur
Salah satu solusi yang biasa dilakukan sejuta umat untuk menghindari berbagai aroma yang menyerang pertahanan indera penciuman adalah tidur. Dikutip dari wawancara CNNIndonesia.com, Aulia (27) salah satu pemudik ke Tasikmalaya mengatakan bahwa dia akan tertidur sepanjang perjalanan karena bus yang dia tumpangi kerap menggantung pewangi mobil yang sepertinya dimaksudkan untuk ‘menyegarkan’ seisi bus.
“Tapi bukan segar, malah menyiksa. Saya biasanya tidur saj. Awal-awal memang mual, tapi pas udah tidur jadi ga berasa lagi,” kata dia.
Lakukan perjalanan di malam hari
Memilih perjalanan mudik pada malam hari menjadi salah satu solusi yang bisa digunakan agar bisa selamat dari perjalanan yang menyiksa. Saat siang hawa panas dan rasa tidak enak dari AC bus akan mempertajam berbagai aroma dalam bus dan memperparah kondisi mabuk darat.
Sedangkan, jika berangkat pada siang hari akan terasa haus, lapar, panas, dan sulit tidur karena berpuasa. Memilih perjalanan di malam hari akan sedikit membantu anda selamat dari siksaan aroma selama perjalanan mudik.
Diam lebih baik
Terlalu banyak mengobrol baik melalui telepon ataupun dengan penumpang lain akan membuat anda semakin pusing dan mual. Jadi, lebih baik diam dan tutup mata untuk tidur.
Pilih kursi dekat supir
Memilih kursi di dekat supir atau sejajar dengan supir bisa meminimalisir rasa mual yang didapat. Jika memilih kursi di bagian belakang maka goyangan dan tarikan bus akan semakin terasa dan membuat anda lebih mual. Anda bisa memilih kursi di baris ketiga arah supir untuk mengurangi aroma pengharum mobil yang dipasang.
Leluasakan tubuh
Jika anda menggunakan pakaian yang terlalu ketat hal tersebut akan membuat anda semakin tertekan dan semakin merasakan pusing. Melonggarkan kancing celana atau ikatan lainnya di tubuh bisa membuat anda lebih rileks dan menghindari mabuk perjalanan.
Turun dari bus
Dalam perjalanan jauh, bus biasanya akan berhenti beberapa kali. Baik itu di pom bensin, terminal, rumah makan, ataupun rest area lainya. Manfaatkan kesempatan tersebut untuk turun dari bus, menghirup udara segar dan melakukan sedikit peregangan pada tubuh agar tidak kaku.
Patch aromaterapi atau minyak angin
Anda bisa membeli aromaterapi atau minyak angin dengan aroma yang disukai di toko online atau toko terdekat anda. Patch ini berukuran kecil dan bisa dipasang di dalam masker anda.
Aroma yang anda suka bisa membantu anda lebih rileks dan meringankan mual.
Artikel ini telah tayang di CNNIndonesia.com dengan judul “7 ‘Cara Bertahan Hidup’ dari Aroma Pewangi dan Minyak Angin saat Mudik”.
Tidak ada komentar